Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Maret 2016

OH PERUTKU



MAU PERGI…,TAPI MALU KARENA PERUT BUNCIT???
FAKTA DAN MITOS PERUT  BUNCIT





Perut buncit bagi sebagian orang merupakan masalah serius. Selain menjadi sulit dalam melakukan aktivitas, perut buncit juga rentan dengan penyakit.
Ada banyak hal yang diyakini banyak orang seputar perut buncit. Misalnya, mengurangi asupan makan dapat membuat perut mengecil. Tapi, benar gak sih pendapat mereka? Berikut ulasan seputar mitos dan fakta perut bunci.

1. Keturunan/Genetik
 
Mitos : Orangtua atau kakek/nenek yang memiliki perut buncit atau gemuk cenderung akan menurunkan anak yang bertubuh gemuk juga.
 
Fakta : Memang benar. Tapi hal ini dapat dicegah atau dihindari, bergantung cara berpikir masing-masing individu. Selama mereka memiliki motivasi yang benar didasari dengan pendidikan atau pengetahuan bahwa kegemukan itu berbahaya untuk kesehatan, maka mereka akan terhindar dari masalah perut buncit. Mungkin saja mereka memiliki perut buncit atau badan gemuk karena tidak tahu atau karena faktor pengabaian. Misalnya saja mereka menganggap tidak masalah gemuk. Selain itu filosofi “hidup untuk makan”, juga dapat memicu kegemukan looo.
 
2. Makan Malam



 
Mitos :
Makan pada malam hari akan membuat perut buncit.
 
Fakta :
Sebenernya makan malam tidak akan membuat perut buncit selama tidak melebihi kebutuhan kalori harian dan tetap melakukan aktivitas atau latihan pada pagi harinya. Kamu boleh saja makan malam selama melakukan latihan/aktivitas asal tidak berlebihan makan atau berhentilah makan sebelum kenyang.
 
3. Perubahan Hormon
 
Mitos :
Ketika menopause, perubahan hormon akan menyebabkan tubuh mudah menjadi gemuk.

Fakta :
Memang benar. Hormon estrogen yang berkurang akan mempermudah penimbunan lemak. Tapi kalau sebelum menopause kamu rajin berolahraga teratur atau selalu bergerak aktif, maka perut tidak akan menjadi buncit.
 
4. Pertambahan Usia





Mitos : Semakin tua umur seseorang maka lebih mudah untuk menjadi gemuk, terutama di bagian perut.
 
Fakta : Seiring bertambahnya umur, fungsi fisiologis dan anatomis tubuh berkurang. Otot yang tadinya kencang mulai mengendur, hormon-hormon berkurang sehingga terjadi penumpukan lemak. Di samping itu, secara psikologis semakin berumur manusia akan lebih menikmati hidup, ditambah lagi anak-anak sudah besar, sukses, dan berlimpah materi sehingga pola makan juga lebih bebas. Dulunya semua dikerjakan sendiri, sekarang ada asisten yang membantu sehingga aktivitas fisik berkurang. Maka terjadilah perut gendut.
 
5. Stres

 
 


Mitos : Stres dapat membuat perut menjadi buncit dan gemuk.
 
Fakta : Relatif sih. Ada orang yang banyak makan dan ada yang tidak bisa makan saat stres. Perut menjadi buncit atau tidak bergantung cara kita mengatur stres dan pola pikir setiap individu.
 


6. Alkohol

 
Mitos : Banyak mengonsumsi alkohol akan membuat perut menjadi buncit.

Fakta
: Benar. Alkohol memang dapat membuat orang rileks dan tenang. Alkohol merupakan bagian dari karbohidrat, akan mudah diserap dan masuk ke liver/hati dan menginfiltrasi sel otot sehingga sel otot menjadi kendor, dan akan sulit dikencangkan. Perut yang membuncit karena terlalu banyak minum bir/alkohol ini, biasanya akan mengalami kerusakan liver atau otot yang mengendur.
 
7. Korset



 
Mitos : Memakai korset dapat mengecilkan perut.
 
Fakta : Sebenarnya dalam jangka waktu pendek korset memang menekan perut. Ketika korset menekan perut, maka tidak ada keinginan untuk makan sehingga perut terlihat kempis/sedikit rata. Tapi hanya sebentar dan tidak menyelesaikan masalah, karena yang seharusnya dikencangkan adalah otot. Sedangkan untuk jangka panjang pemakaian korset juga tidak dibenarkan.
 
8. Sit up

   


Mitos : Olahraga sit up efektif untuk mengecilkan perut.
 
Fakta : Sit up hanya merupakan salah satu bagian dari program penurunan berat badan. Sit up saja tidak cukup dan hasilnya tidak maksimal. Harus tetap ada latihan lain untuk meratakan perut seperti latihan back up, kardio, jalan sehat, mengatur pola makan dan pola pikir.
 

9. Kurang Olahraga
 

 
Mitos: Perut gendut juga disebabkan karena kurang olahraga.

Fakta: Benar tapi tergantung jenis olahraganya. Yang penting harus merupakan suatu program latihan yang menyeluruh dan dilakukan terus menerus.
 
10. Minum Susu tinggi kalori



Mitos : sering minum susu dapat membuat perut buncit dan gemuk.
 
Fakta : Pada dasarnya intake kalori yang berlebih akan diubah menjadi lemak. Keadaan ini akan menjadi lebih buruk bilamana yang bersangkutan tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup sehingga perut dan ukuran bagian tubuh lain menjadi bertambah.
 
11. Air es


 
Mitos : air es dapat menggumpalkan lemak di tubuh dan membuat perut buncit.


Fakta : Tidak benar air es membuat perut buncit. Air es akan tetap diserap dan dinetralkan tubuh, karena air es juga sama dengan air mineral biasa ( 0 kaliro ). Tapi jika air es ditambahkan pemanis seperti sirup, atau pemanis lainnya dapat memberikan kelebihan asupan kalori.
 
12. Minuman soda


 
Mitos : minum soda dapat membuat perut menjadi buncit dan membuat perut mengembang 5 kali lipat.


Fakta : Itu memang benar. Sebaiknya minuman soda dihindari terutama bagi yang mudah mengalami gangguan lambung karena bila berlebihan dapat menimbulkan gas di lambung sehingga membuat perut terasa kembung dan membuncit. Yang perlu diketahui bahwa membuncitnya perut hanya bersifat sementara sehingga tidak akan mengganggu ukuran perut secara permanen.
 
13.Makanan cepat saji/junk food





Mitos : makan makanan cepat saji/junk food dapat membuat gemuk dan perut buncit.
 
Fakta : Makanan junk food biasanya tinggi kalori dan rendah serat sehingga memudahkan terjadinya kelebihan kalori yang pada akhirnya akan menimbulkan kegemukan secara umum dan termasuk pula terjadi pembesaran di bagian perut.



Nah semoga artikel di atas bermanfaat untuk kalian. Jika ingin mendapatkan hal yang maksimal kamu harus tetap konsisten untuk mendapatkannya. Jaga pola makan dan mulailah untuk mencoba pola hidup sehat.

Senin, 29 Februari 2016

pengen gemuk yaa?

kurang PD sama badan kurus mu? mau menambah berat badan tapi gak tau caranya? nih cara-cara buat nambah berat bandan kamu

makan udah banyak? tapi badan tetep aja kurus, udah coba banyak cara buat nambah berat badan tapi hasilnya gitu-gitu aja?
berat badan emang jadi masalah dalam hidup. apalagi cewek,suka gak bersyukur. dikasih badan yang gemuk pinginnya kurus,giliran kurus malah pingin gemuk. pusing deh jadinya....
nah buat kamu yang punya masalah sama badan kurus, dan mau coba buat nambah berat badan, coba deh baca artikel ini dulu
cara buat menambah berat badan

1Tingkatkan porsi makan atau lebih sering makan


Cara yang satu ini sudah tidak asing lagi untuk menambah berat badan. Dengan meningkatkan porsi makan, maka tubuh akan mendapatkan lebih banyak asupan untuk membentuk tubuh yang berisi. Anda juga dapat untuk makan lebih sering, misal sebelumnya makan hanya 3 kali sehari dan dalam porsi yang kecil, maka Anda bisa ditingkatkan lagi menjadi 4-5 kali.


2.      Perbanyak minum air putih

Hal yang mungkin dianggap sepele seperti minum air. Mulai dari sekarang, biasakanlah untuk minum air putih terutama pada saat pagi hari. Semakin banyak mengkonsumsi air putih maka tubuh akan semakin sehat dan pada akhirnya proses pencernaan dalam tubuh pun membaik sehingga dapat lebih menyerap gizi makanan secara sempurna. Disarankan untuk tidak terlalu berlebih dalam mengkonsumsi air putih, cukup 8 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi.


3.      Perbanyak konsumsi karbohidrat

Berbagai makanan yang mengandung karbohidrat, seperti : buah-buahan, sayuran, nasi merah dan makanan yang berbahan dasar dari gandum seperti sereal dan roti. Makanan berbahan dasar gandum merupakan makanan yang kaya akan kandungan serat dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.


4.      Mencukupi kebutuhan protein

Sumber protein yang sehat dapat berasal dari daging ayam, ikan, dan kacang-kacangan yang dapat untuk mencukupi kebutuhan protein yang diperlukan oleh tubuh.


5.      Kunyah makanan sampai halus

Mengunyah makanan sampai halus mungkin terlihat sepele. Tapi, mengunyah makanan sampai halus dapat membantu penambahan berat badan, hal ini karena dapat mempermudah tubuh dalam mencerna makanan. Apalagi makanan yang dimakan agak keras, sehingga akan sulit untuk dicerna oleh tubuh.


6.      Mencukupi kebutuhan mineral

Sumber mineral dapat diperoleh dari buah-buahan, susu, keju, sayuran, daging merah, serta kacang-kacangan untuk mencukupi kebutuhan mineral yang diperlukan oleh tubuh.


7.      Mencukupi kebutuhan vitamin


Sumber vitamin dapat diperoleh dari berbagai aneka buah-buahan, seperti : stroberi yang mengandung vitamin C atau pisang yang kaya akan kandungan vitamin E.


8.      Mencukupi kebutuhan lemak


Sumber lemak sehat seperti asam lemak tak jenuh ganda, omega-3, dan omega-6. Sumber lemak omega-3 dapat diperoleh dari ikan dan kacang kenari. Sedangkan sumber lemak omega-6 dapat diperoleh dari minyak sayur seperti kelapa, minyak biji matahari, jagung.


9.      Hindari minum sebelum makan


Minum air putih sebelum makan dianjurkan bagi yang sedang menjalani program diet, namun tidak di anjurkan untuk menambah berat badannya. Minum air sebelum makan dapat membuat perut merasa kenyang terlebih dahulu sehingga porsi makanan pun berkurang karena telah terisi oleh minuman yang diminum sebelum makan tersebut.


10.  Hindari begadang


Apabila berniat untuk menambah berat badan, maka diharuskan untuk menghilangkan kebiasaan begadang, kecuali ada hal yang penting yang harus dilakukan. Tubuh memerlukan istirahat yang cukup terutama pada malam hari. Pada malam hari adalah saat tubuh beristirahat setelah beraktivitas seharian. Dengan beristirahat pada malam hari, tubuh akan memulihkan kondisi dan memperbaiki fungsi organnya.


11.  Hindari kafein


Anda harus berpikir ulang untuk mengkonsumsi kafein dalam menjalankan program untuk menambah berat badan. Hal ini karena kafein yang terkandung dalam kopi bertindak sebagai penahan nafsu makan. Kandungan asam dalam kopi dapat meningkatkan asam lambung yang pada ada akhirnya meningkatkan resiko terjadinya sakit maag yang semakin dapat membuat tubuh mengalami kesulitan untuk makan.


12.  Berhenti merokok


Bagi perokok aktif, mungkin tubuh kurus disebabkan karena kebiasaan merokok. Hal ini karena rokok sama dengan kafein yang membuat jadi kurang nafsu makan dan merusak fungsi organ-organ dalam tubuh. Alangkah baiknya untuk segera menghentikan kebiasaan merokok. Selain dapat membahayakan diri sendiri, merokok juga dapat membahayakan orang-orang di sekitar bila asapnya terhirup dapat mengakibatkan asma.


13.  Perbanyak camilan


Cemilan juga dapat memberi efek yang baik dalam proses penambahan berat badan, terutama bagi yang kurang memiliki nafsu makan. Camilan dapat mencukupi kebutuhan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.


14.  Minum susu secara rutin


Rutinkanlah minum susu walaupun sudah beranjak dewasa. karena susu selain sehat juga dapat menambah berat badan. Disarankan untuk minum susu 2 kali sehari. Susu termasuk penting yang harus kita konsumsi, karena termasuk kedalam makanan 4 sehat 5 sempurna.


15.  Olahraga


Walaupun sudah mengkonsumsi banyak makanan sehat dan melakukan semua langkah-langkah untuk menambah berat badan, tapi jarang berolahraga, maka usaha yang telah dilakukan pun bisa terbilang sia- sia. Semua cara menambah berat badan harus perlu diimbangi dengan aktivitas olahraga secara teratur. Anda dapat melakukan olahraga ringan seperti bersepeda ataupun push up.

semoga artikel diatas bermanfaat yaa, selamat mencoba guyss..